Pikiran pertama yang terlintas di benak kita ketika anak, pasangan, atau diri sendiri sedang sakit pastilah segera memberikan obat-obatan yang bisa membantu mengurangi keluhannya. Tentu saja, siapa sih betah sakit berlama-lama? Namun, cobalah kita lebih teliti mengenai obat yang kita konsumsi, bacalah petunjuk penggunaan obat tersebut. Faktanya, seringkali kita tidak memperhatikan keterangan pemakaian di obat-obat tersebut. Banyak obat yang tidak direkomendasikan untuk diggunakan dalam jangka waktu lama termasuk vitamin penambah nafsu makan dan imunitas yang banyak dikonsumsi oleh bayi dan balita kita.

RISIKO PENGGUNAAN OBAT-OBATAN.

Biasanya obat-obatan yang kita konsumsi tersebut kebanyakan adalah obat bebas atau tanpa resep dokter. Bahaya obat bebas atau obat tanpa resep dokter dapat membawa risiko dan menimbulkan beberapa efek samping pada kesehatan Anda, berikut adalah beberapa risiko dan kontraindikasi dari mengonsumsi obat bebas, di antaranya:

  1. Paracetamol digunakan untuk pereda nyeri dan demam. Terlalu banyak mengonsumsi obat ini dapat menyebabkan keracunan dan kerusakan organ hati.
  2. Menggabungkan obat paracetamol dan dekongestan phenylephrine (PE) untuk batuk dan pilek dapat menyebabkan efek samping yang serius, yakni meningkatkan kadar PE di dalam darah empat kali lipat. Peningkatan kadar PE dapat menyebabkan pusing, insomnia, dan tingginya tekanan darah.
  3. Aspirin  (mengurangi myeri) juga dapat berinteraksi buruk dengan beberapa macam obat, seperti obat pengencer darah, antibiotik, dan kelompok obat antiinflamasi non steroid (OAINS).
  4. Obat antihistamin (untuk alergi) yang dikonsumsi terlalu banyak juga dapat menyebabkan kejang dan timbulnya kelainan pada detak jantung Anda.
  5. Pelrlu diingat, tidak semua obat tepat diberikan untuk balita, seperti ibuprofen yang tidak boleh diberikan pada bayi yang berusia kurang dari enam bulan.
  6. Tubuh lansia memproses obat dengan cara berbeda dibandingkan kelompok orang yang lebih muda. Selain itu, efek samping dan interaksi obat kerap berisiko terjadi karena lansia kerap mengonsumsi beberapa obat-obatan lain di saat bersamaan.
  7. Obat dalam dosis aman yang dikonsumsi ibu hamil bisa jadi berbahaya bagi janin. Misalnya, konsumsi aspirin dapat meningkatkan risiko keguguran,  gangguan pada pembekuan darah, menghambat pertumbuhan janin, dan memperpanjang proses melahirkan.
  8. Obat apapun termasuk obat bebas tidak dapat dikonsumsi jika seseorang memiliki alergi terhadap obat tersebut.

“Semakin banyak obat yang dikonsumsi maka meningkatkan kesempatan terjadinya interaksi obat atau efek samping utama dan kemungkinan sesuatu yang buruk terjadi,” ujar Sophia De Monte, juru bicara dari American Pharmacists Association, seperti dikutip dari HealthDay, Jumat (4/11/2011).  Kondisi ini disebut dengan polifarmasi yang mana penggunaan obat berlebih pada seseorang yang benar-benar membutuhkan. 

Bahaya lain dari obat bebas bisa muncul jika dikonsumsi melebihi takaran yang disarankan, dan dapat membuat Anda berisiko mengalami gejala atau bahkan penyakit tertentu. Jenis efek samping yang diakibatkan dapat berbeda sesuai dengan jenis obat yang dikonsumsi. Berikut ini adalah beberapa risiko penyakit akibat konsumsi obat berlebihan:

  1. Hepatotoksik, yaitu kerusakan hati akibat bahan kimia yang terkandung dalam obat-obatan.
  2. Iritasi sistem pencernaan sehingga bisa sakit perut, mual, muntah-muntah atau diare.
  3. Perubahan suhu tubuh, tekanan darah, denyut nadi, dan detak jantung.
  4. Nyeri pada dada dan sesak napas akibat gangguan pada paru dan jantung.
  5. Kebingungan.
  6. Kulit menjadi panas dan kering, atau sebaliknya, dingin dan lembap.
  7. Muntah darah.
  8. Muncul darah pada tinja saat buang air besar.
  9. Koma.
  10. Sesak napas.
  11. Meninggal dunia.

DAMPAK JANGKA PANJANG PENGGUNAAN OBAT-OBATAN:

Pada dasarnya, penggunaan sebuah obat dalam jangka panjang harus dihindari, mengingat tidak selamanya tubuh kita dapat mengabsorbsi ataupun menetralisir setiap zat yang masuk. Mungkin beberapa efek dari penggunaan suatu obat belum kita rasakan sekarang, lalu bagaimana jika suatu saat tubuh kita terserang penyakit yang lumayan parah? Mungkin itu adalah efek dari obat-obatan yang kita konsumsi sewaktu dulu. Berikut kami buat daftar efek penggunaan obat dalam jangka panjang:

  1. Infeksi
  2. Komplikasi
  3. Kerusakan Ginjal
  4. Kerusakan Jantung
  5. Kerusakan Pancaindra
  6. Gangguan syaraf akut
  7. Berkurangnya sistem imun
  8. Resistensi bakteri
  9. Nekrosis hati
  10. Reaksi alergi atau hipersensitiv
  11. Pengeroposan tulang
  12. Tumbuhnya bakteri dalam tubuh
  13. Masalah psikis dan mental

BAGAIMANA AGAR TETAP AMAN DALAM MENGKONSUMSI OBAT-OBATAN?

Tidak sedikit orang meninggal karena mengonsumsi obat-obatan bebas seperti paracetamol dalam dosis berlebihan. Beberapa hal ini perlu Anda perhatikan sebelum mengonsumsi obat bebas, yaitu:

  • Selalu baca label
    Baca dan ikuti petunjuk penggunaan dan dosis. Dosis tersebut sudah disesuaikan untuk mendatangkan manfaat dengan efek samping yang minimal. Jika melebihi dosis, obat malah akan membawa dampak buruk pada tubuh Anda.
  • Sesuai alat takar
    Gunakan alat takar sesuai yang tertulis pada label obat atau yang telah disediakan dalam kemasan obat.
  • Jenis obat dan dosis untuk kelompok usia yang berbeda
    Perhatikan jenis obat dan dosis yang anda berikan, obat untuk anak berbeda dengan obat untuk orang dewasa.

MENGURANGI PENGGUNAAN OBAT-OBATAN.

Salah satu cara terbaik untuk mengurangi efek samping yang disebabkan oleh penggunaan obat-obatan secara berlebihan dan berketergantungan adalah dengan mengurangi konsumsi obat tersebut dan menggantinya dengan yang lebih bersahabat dengan tubuh. Pengobatan jaman dahulu banyak menggunakan bahan-bahan dari alam yang ramah dengan tubuh, seperti jejamuan maupun tumbuhan-tumbuhan herbal, yang menakjubkan adalah pengobatan tersebut menyembuhkan dan efektif. Jejamuan herbal merupakan warisan dari nenek moyang yang mulai bergeser dengan adanya obat-obatan kimia di jaman modern ini seringkali dipandang remeh walau memberikan efek positif.

Anda dapat mengganti konsumsi obat-obatan anda dengan menggunakan minyak kutus kutus yang penggunaannya pun sangat aman. Minyak kutus kutus yang kaya manfaat dapat digunakan oleh segala usia dari bayi 0 hari hingga lansia. Minyak kutus kutus terbukti aman dengan diterbitkannya BPOM dan sertifikat halal MUI untuk minyak kutus kutus. Dengan menggunakan minyak kutus kutus anda dapat mengurangi penggunaan obat-obatan jauh lebih banyak dan mendapatkan tubuh yang sehat tanpa resiko dikemudian hari.

asam urat

asam urat

testimonial kutus kutus untuk masalah mesntruasi

testimonial kutus kutus untuk masalah mesntruasi

testimonial minyak kutus kutus untuk benjolan

testimonial minyak kutus kutus untuk benjolan

Info Pembelian

Hub Operator kami dari Telp atau aplikasi Chat

Call : 0813-1322-2200 , Whatsapp Ecer Whatsapp Grosir ,  Line

Pengiriman menggunakan : JNE, JTR, J&T, Lion Cargo, Gosend Instant / Sameday, Grab Instant / Sameday, Pos Indonesia, Dll.

Transfer Ke : BCA 669 018 5227 

Mandiri 126 000 754 9305

BNI 0800-6154-15

BRI 0651-0101-4500-508

Semua Atas Nama : Fransisca Harry Gunawan.

Order Online dari Aplikasi Marketplace  :

Tokopedia , Shopee Bukalapak

Atau kunjungi Toko / Stockist kami dan beli di alamat berikut:

Kantor Pusat : JAKARTA SELATAN : Jl. Bangka 9 No 41a , Jakarta Selatan (Open: Senin - Jumat 9:00 sd 17:00)

Stand : JAKARTA SELATAN : Booth Bali Healing Oil 78 di Kemang VIllage Mall Lantai LG-08 (Depan Hypermart & Chattime) (Open : Senin - Minggu 10:30 sd 9:30)

Stockist JAKARTA SELATAN: Jl. Cikajang No. 84, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Open :Senin-Minggu 10:00 sd 22:00).

Stockist JAKARTA PUSAT: Jalan Wahid Hasyim No 208, Jakarta Pusat (Open : Senin-Sabtu 8:00 sd 20:00).

Stockist KUTA-BADUNG: Jl. Legian Tengah No. 48 (sebelah Circle K legian tengah) (Open : Senin-Sabtu 13:00-20:00).

Cash On Deliveri dengan menggunakan GoShop dari Gojek.

Categories: Info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

css.php
error: Content is protected !!
1
Halo, ada yang bisa saya bantu? ( Jam 8 Malam s/d 8 Pagi Slow Respon)
Powered by

-BaliHealingOil78-

Distributor Kutus Kutus Resmi Pabrik

GRATIS ONGKOS KIRIM (S&K Berlaku)

( Khusus Jabodetabek Free Gojek / Grab Sameday Utk Transfer Sebelum 12:00 Siang)

Hati2 Barang Oplosan/Palsu,

yang dijual dibawah Rp.230.000,- (Harga Resmi Pabrik)