Kelahiran sang buah hati pasti menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh ayah dan Ibu. Tentunya Ayah dan Ibu telah mempersiapkan diri untuk menyambut sang buah hati dengan memberikan yang terbaik bagi si buah hati, untuk itu Ayah dan Ibu harus mengetahui apa saja yang sebaiknya Ayah dan Ibu hindari untuk sang buah hati.

1. Berjemur di bawah sinar matahari langsung

Sekalipun baik menjemur bayi, apalagi untuk bayi yang kuning (hiperbillirubin), namun menjemurnya tak perlu di bawah sinar matahari langsung. Terkena bias cahayanya saja sudah cukup, seperti di teras rumah. Pun, waktu menjemur bayi cukup 15 menit saja, sekitar pukul 7.00—8.00.

2. Mengenakan sarung tangan/kaki sepanjang hari

Jika sepanjang hari menggunakan sarung tangan/kaki, si kecil tidak bisa leluasa mengembangkan kemampuan jari dan tangan/kakinya; membuka, menutup, menggerakkan jari, menggenggam sesuatu, juga merasakan sensasi taktil yang mengenai telapak tangan dan kakinya. Jadi, boleh saja kenakan sarung tangan/kaki saat udara dingin atau sehabis mandi, setelah itu lepaskan. Pastikan kuku-kuku jarinya pendek agar tidak melukai dirinya sendiri

3. Minum air putih
Hingga usia 6 bulan, makanan/minuman bayi hanya ASI. Bayi tak membutuhkan air putih. Selain karena air putih bukan minuman nutritif, organ tubuhnya juga belum siap menerima air putih.

4. Pakai diaper terus-menerus
Mengenakan diaper alias popok sekali pakai dalam jangka waktu lama, bisa mengakibatkan bayi mengalami ruam di selangkangannya. Kondisi ini membuat bayi tak nyaman, karena gatal dan perih. Baiknya di rumah pakaikan popok kain sehingga bisa sering diganti dan setiap habis pipis bisa dibasuh sehingga dapat terhindar dari ruam popok. Bila ingin memakaikan diaper, setiap empat jam dan setiap habis pup wajib diganti.

5. Memakaikan bedak
Bedak membuat pori-pori tertutup, sehingga dapat menghambat sirkulasi keringat jika tak dibersihkan secara teratur. Alih-alih menyegarkan, sumbatan pada pori-pori justru dapat menyebabkan biang keringat. Selain itu, bedak juga dilarang digunakan di area kelamin, terutama vagina karena jika partikel bedak sampai mengendap di situ, bermacam risiko kesehatan akan dihadapi bayi.

6. Membalurkan minyak telon
Umumnya, orangtua memakaikan minyak telon pada bayinya agar tak kedinginan. Perlu diingat, kulit bayi sangat sensitif sehingga pemakaian minyak penghangat dikhawatirkan membuat iritasi. Minyak telon bisa digunakan untuk memijat bayi sebelum mandi. Setelah mandi tak perlu dipakaikan lagi. Jika Ibu tetap ingin membalurkan minyak telon yang beraroma khas pada bayi, tunggu hingga ia tumbuh lebih besar dan terbukti tidak sensitif atau alergi terhadap minyak telon.

7. Mengenakan perhiasan
Bayi perempuan paling sering menjadi sasaran dari keinginan Ibu untuk mendandani buah hatinya secantik mungkin. Bukan hanya anting, tapi juga cincin dan kalung tampak bertengger di tubuh mungilnya. Perhisan apa pun, meski terbuat dari logam mulia sebetulnya sangat bisa membahayakan si kecil. Anting  yang direnggut oleh tangannya bisa membuat daun telinganya sobek atau perhiasan itu hilang, begitu pula kalung. Cincin yang terlepas dan tertelan berisiko menyebabkan anak tersedak. Bisa saja perhiasan itu menimbulkan rasa gatal di kulit bayi, lalu korengan, dan terinfeksi sehingga menjadi bengkak. Belum lagi, perhiasan berharga bisa saja mengundang aksi kejahatan

8. Dikelilingi bantal dan benda lain saat tidur
Baiknya saat tidur, bayi tidak dikelilingi benda-benda, seperti: bantal dan selimut, yang berisiko mencelakainya. Ingat, bayi baru lahir belum punya daya upaya. Jadi, saat ada bantal atau selimut “terjatuh” dan menutupi mukanya, ia belum bisa menolong dirinya sendiri untuk menghalau benda itu. Bayangkan apa jadinya jika benda itu membuat bayi susah bernapas.

Hanya karena hal-hal di atas sudah merupakan tradisi, tidak berarti Ayah dan Ibu juga harus melakukannya. Pikirkan lagi larangan untuk bayi baru lahir ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

sumber: http://nakita.grid.id/read/023073/bayi-baru-lahir-belum-perlu-minyak-telon?page=all

kutus kutus aman untuk bayi newborn

minyak kutus kutus aman untuk bayi

Info Pembelian

Hub Operator kami dari Telp atau aplikasi Chat

Call : 0813-1322-2200 , Whatsapp Ecer Whatsapp Grosir ,  Line

Pengiriman menggunakan : JNE, JTR, J&T, Lion Cargo, Gosend Instant / Sameday, Grab Instant / Sameday, Pos Indonesia, Dll.

Transfer Ke : BCA 669 018 5227 

Mandiri 126 000 754 9305

BNI 0800-6154-15

BRI 0651-0101-4500-508

Semua Atas Nama : Fransisca Harry Gunawan.

Order Online dari Aplikasi Marketplace  :

Tokopedia , Shopee Bukalapak

Atau kunjungi Toko / Stockist kami dan beli di alamat berikut:

Kantor Pusat : JAKARTA SELATAN : Jl. Bangka 9 No 41a , Jakarta Selatan (Open: Senin - Jumat 9:00 sd 17:00)

Stand : JAKARTA SELATAN : Booth Bali Healing Oil 78 di Kemang VIllage Mall Lantai LG-08 (Depan Hypermart & Chattime) (Open : Senin - Minggu 10:30 sd 9:30)

Stockist JAKARTA SELATAN: Jl. Cikajang No. 84, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Open :Senin-Minggu 10:00 sd 22:00).

Stockist JAKARTA PUSAT: Jalan Wahid Hasyim No 208, Jakarta Pusat (Open : Senin-Sabtu 8:00 sd 20:00).

Stockist KUTA-BADUNG: Jl. Legian Tengah No. 48 (sebelah Circle K legian tengah) (Open : Senin-Sabtu 13:00-20:00).

Cash On Deliveri dengan menggunakan GoShop dari Gojek.

  • minyak kutus kutus untuk bayi baru lahir
Categories: Info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

css.php
error: Content is protected !!
1
Halo, ada yang bisa saya bantu? ( Jam 8 Malam s/d 8 Pagi Slow Respon)
Powered by

-BaliHealingOil78-

Distributor Kutus Kutus Resmi Pabrik

GRATIS ONGKOS KIRIM (S&K Berlaku)

( Khusus Jabodetabek Free Gojek / Grab Sameday Utk Transfer Sebelum 12:00 Siang)

Hati2 Barang Oplosan/Palsu,

yang dijual dibawah Rp.230.000,- (Harga Resmi Pabrik)